Kamis, 17 September 2015

RAHASIA WAJAH BERCAHAYA

Bagi setiap manusia menginginkan wajah yang berseri dan teduh, menenangkan dan terlihat ramah dan tidak seram,

maka dari itu menurut http://www.akhwatmuslimah.com ada beberapa cara mudah, murah untuk mendapatkan wajah yang cerah dan berseri..

Apa Rahasianya Agar Wajah Bisa Bercahaya?


Akhwatmuslimah.com –  Memiliki wajah bercahaya adalah keinginan dari semua wanita. Wajah bercahaya bukan berarti harus berwajah cantik. Banyak wanita yang memiliki wajah cantik, tetapi tidak sedap dipandang mata. Sebaliknya banyak wanita yang memilki wajah yang biasa saja, tetapi terlihat menarik di mata orang lain. Bentuk wajah, warna kulit dalam batas tertentu memang memberikan keindahan. Namun, telah terbukti ada hal lain yang membuat seseorang menjadi indah. Kita bisa membagi keindahan batin dan keindahan lahir. keindahan batin adalah zat yang dicintai, seperti keindahan ilmu, akal, kemurahan hati, keberanian, ksatria dan lain-lainnya.
Keindahan batin ini menghiasi rupa lahir sekalipun tidak indah. Orang yang memiliki  keindahan batin walaupun berpakaian bagus, kemuliaan dan kharisma akan terasa bila ruhnya tertanam sifat-sifat tersebut. Siapa yang melihatnya akan merasa enggan kepadanya dan siapa yang bergaul dengannya akan merasa nyaman. Barangkali anda pernah lihat orang yang secara fisik berkulit hitam, tidak elok tapi karena memiliki sifat-sifat terpuji dan rajin shalat malam maka dengan sendirinya akan terlihat bagus rupa, menyenangkan dan wajahnya bercahaya cemerlang.
Ana pernah melihat seseorang yang wajahnya bercahaya, yaitu guru Al-Qur’an ana ketika di SMA dulu. Masya Allah, wajah beliau tampak bersinar seperti bulan purnama..! Ketika mengajar di kelas, beliau tidak pernah marah sama sekali pada murid-muridnya. Yang paling ana ingat dari nasihat beliau adalah hasungan untuk selalu menjadi hamba yang bersyukur dan qana’ah.

Apa ya rahasianya agar wajah bisa bercahaya?


1. Rahasia pertama adalah berbuat kebaikan
“Sesungguhnya kebaikan itu membuahkan semburat cahaya di wajah, lentera di hati, meluasnya rezeki, kuatnya badan, rasa cinta di hati orang. Dan sungguh dalam keburukan terdapat kepekatan di wajah, kegelapan di kubur, kelemahan badan, kurangnya rezeki, dan kebencian di hati orang.” (Abdullah bin Abbas)
Kalau berdasarkan atsar Ibnu Abbas di atas, berarti salah satu penyebab wajah bercahaya adalah Berbuat Kebaikan. Orang yang suka berbuat baik, maka hatinya menjadi tentram dan akan keluar sebuah senyuman yang murni dan tulus dari hatinya yang baik. Kebaikan hati itu pun terpancar melalui wajahnya.  Ini terbukti ketika salah satu sahabat sejati ana memberi hadiah buah pisang.
Setelah memberikan hadiah itu, ana melihat wajahnya menjadi lebih berseri dari sebelumnya.. atau lebih bercahaya dari sebelumnya. Ini baru contoh kecil, bagaimana kalau kebaikan itu dilakukan terus-menerus? Anda bisa menebaknya sendiri.

2. Rahasia kedua adalah shalat tahajud

Ulama kharismatik kota Basrah, Al Hasan Al Basri pernah ditanya orang, “Kenapa orang-orang yang membiasakan diri salat tahajjud di malam hari mukanya tampah cerah, berseri-seri dan berwibawa?“Beliau menjawab, “Karena mereka selalu bercengkerama dengan Tuhan yang Maha Penyayang di kegelapan malam, maka Dia pun memberikan kepada mereka cahaya dari cahaya-Nya“.
Abdul Aziz bin Umair menggambarkan kecantikan dan kewibawaan orang yang rajin salat tahajjud dengan mengatakan, “Anda akan melihat cahaya kebesaran pada mereka, Anda juga akan melihat bekas-bekas pengabdian di antara kedua mata mereka. Sesungguhnya orang yang mau memutuskan sebagian kepentingan duniawinya. Demikian juga dengan orang yang memutus hubungan dengan-Nya, Allah juga akan memperlihatkan bekas-bekasnya kepadanya “.
Dalam kaitan ini Said bin Al Musayyab ra berkata, “Sesungguhnya orang yang selalu salat malam, Allah akan menjadikan pada wajahnya sinar, sehingga dia dicintai oleh seluruh umat, bahkan orang yang belum mengenalnya sekalipun. Orang akan berkata, “Aku sungguh menyenangi orang ini “.
Orang yang memiliki wajah bercahaya itu, waktu malamnya digunakan untuk bermunajat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia terbangun dari tidur yang menyelimutinya. Apabila siang menjelang, merekajauh dari kehidupan yang serba nikmat. Allah lah yang memberikan cahaya pada orang yang menggunakan waktunya dengan baik dan memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Yang matanya disibukkan dengan tangis karena merasa melakukan hal-hal yang diharamkan. Lisannya tertahan -dalam diamnya- dari hal-hal yang menghancurkan. Tangannya tertahan, karena takut terjerumus syahwat. Langkahnya terkendali dengan muhasabah.

3. Rahasia ketiga adalah berwudhu

Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu’.” (HR. Al Bukhari no. 136 dan Muslim no. 246)
Dapat dipastikan tak ada satu produk kecantikan pun yang mampu menandingi cahaya yang terpancar dari wajah orang-orang yang terjaga wudhu’nya. Karena cahaya dari air wudhu tak hanya dirasakan di dunia tapi di hari kiamat pun mereka akan mudah dikenali Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits, “Bagaimana engkau mengenali umatmu setelah sepeninggalmu, wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam? Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Tahukah kalian bila seseorang memilki kuda yang berwarna putih pada dahi dan kakinya diantara kuda-kuda yang yang berwarna hitam yang tidak ada warna selainnya, bukankah dia akan mengenali kudanya? Para shahabat menjawab: “Tentu wahai Rasulullah.” Rasulullah berkata: “Mereka (umatku) nanti akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi dan kedua tangan dan kaki, karena bekas wudhu’ mereka.” (HR. Mslim no. 249)
4. Rahasia keempat adalah berpuasa
Beberapa tahun lalu salah seorang muslimah melihat seorang wanita yang memancarkan wajah yang berbeda dari wanita lain. Orang-orang senang dengan kehadirannya dan merasa kehilangan ketika dia tidak ada. Sebenernya wajah wanita itu biasa saja bahkan berkulit hitam. Awalnya muslimah itu mengira hanya dia yang mempunyai prasangka tentang pancaran wajahnya. Ternyata temen-temannya pun menyatakan hal yang sama. Dia pun berusaha untuk mencari tahu. Apa yang membuat wajah wanita ini begitu menarik.
Muslimah itu curiga, dia pasti melakukan ibadah sunah secara rutin. Ketika ada kesempatan, hal itu ditanyakan kepadanya. Awalnya wanita yang memiliki wajah bercahaya itu tidak mau menjawab. Setelah didesak, dia baru mengaku bahwa selama lima tahun, dia terus menerus puasa senin-kamis dan apabila haid pada hari itu,dia menggantinya dengan puasa daud. Wanita ini juga hampir setiap malam salat tahajud. Luar biasa. Ini adalah salah satu bukti, bahwa kedekatan kita kepada Allah akan menimbulkan pancaran keagungan wajar karena apa saja yang mendekati sumber cahaya, dia akan terkenan pancaran cahaya.

Wajah yang Tak Bercahaya

Ada seorang ustadz melihat seorang pemuda. Beliau merasa aneh dengan wajah pemuda tadi, lalu dipanggillah pemuda tadi, “Nak ke sini!”
Setelah mendekat, pemuda tadi ditanya, “Jawab dengan jujur, kamu sholat apa tidak?”
Pemuda itu menjawab dengan pelan dan agak takut-takut, “Tidak, ustadz.”
“Sudah berapa lama?”, ustadz itu bertanya lagi.
“Sudah lama, Ustadz. Saya sudah tidak sholat sejak SMP, SMA, hingga kuliah.”, jawab pemuda itu.
Lalu ustadz melanjutkan, “Mungkin saat itu tidak ada yang menasihati kamu. Baiklah, sekarang kamu sudah diberitahu. Apakah kamu mau sholat lagi?”.
“Ya, ustadz. Saya bertaubat, saya mau sholat lagi.”
= = = =
Masya Allah, bagaimana ustadz itu tahu ya.. kalau pemuda itu sudah lama tidak sholat.. Beberapa tahun sebelumnya, ana mengikuti kajian di sebuah masjid. Ustadz pemateri juga tahu bahwa salah satu yang menghadiri kajiannya adalah orang yang rajin melakukan puasa Daud, dengan melihat wajahnya saja. Masya Allah..

CARA MEMBUAT PENERANGAN DARI MINYAK TANAH

Kebetulan di tempat saya lagi ada musim baru nih,
Selain musim mangga dan musim PACEKLIK, ada lagi musim LISTRIK MATI.
mana ada sih yang ngga jengkel kalo lagi beraktifitas tiba-tiba mati listrik ??
lagi enak dandan tiba-tiba listrik mati,
padahal jaman sekarang para wanita pantang pergi sebelum alis jadi hehe ..
Berikut saya mencoba share sedikit cara membuat penerangan sederhana disaat listrik mati, jaga-jaga kalo stok lilin dirumah lagi habis.
Bahannya pun sederhana dan ada dirumah,


1. Minyak goreng (Bekas/Baru)
Untuk sumber energy gan, bisa bekas atau baru, boleh bekas goreng telur tadi pagi atau minta ke ibu kost atau kamar sebelah.


2. Gelas
Sebagai tempat , wadah minyak goreng. Bisa pinjem tetangga, ibu kost atau kamar sebelah gan. Kenapa pake gelas, biar agak romantis gan...
Selain gelas juga bisa menggunakan tutup botol yg dari seng (tapi kekecilan). Pake asbak (bagi yang ngerokok). atau pake apa saja gan yang penting tidak mudah terbakar.


3. Kain Bekas
Digunakan sebagai sumbu gan, bisa pake kain serbet, kain lap pel, kapas atau yang lainya. yang pastinya sudah tidak digunakan. ambil sedikit saja gan. Jangan banyak2.

4. Cara merakit lilin darurat.
Siapkan gelas tetangga gan, 1 gelas saja.

Tuangkan minyak goreng bekas (bekas goreng trasi juga boleh biar ada aromanya) ke dalam gelas. (jangan ke kasur gan, bisa tidur sama tikus ntar malem)

Kemudian buat sumbunya gan, dari kain di pilin2 / pelintir sehingga menyerupai sumbu. (jangan menyerupai yang lain)

Setelah itu celupkan sumbu (bukan yang lain) kedalam gelas yang berisi minyak (bukan ke dalam yang lain)

Pastikan seluruh sumbu tercelup ke dalam minyak goreng. Kalau kurang basah, bisa dicelupkan berkali-kali.

Setelah agan yakin sumbunya sudah basah, angkat sedikit gan, jangan banyak2. sedikit saja ngankatnya, sehingga ujung sumbu bisa nongol ke bibir gelas. ingat gan, bibir gelas, jangan yang lain.



Setelah itu agan bisa menyulutkan api ke ujung sumbu yang nongol tadi.

dan tarraaaaaaaa....

  penerangan sederhana sudah nyalaaa...







Tipsnya, jangan sampe api beersentuhan langsung dengan minyak goreng, caranya??

bisa menggunakan aluminium foil atau kertas yang didalem bungkus rokok itu.
Dibuat seperti ini ...



Sekian tips yang saya share dari http://kaskushootthreads.blogspot.co.id semoga bisa bermanfaat!

Rabu, 16 September 2015

SEBAB RASULULLAH MELARANG MAKAN DAN MINUM SAMBIL BERDIRI

Inilah Hikmah Larangan Rasulullah SAW Makan dan Minum Sambil Berdiri Secara Medis

Ilustrasi Minum Berdiri

Kebiasaan makan dan minum sambil berdiri dewasa ini dianggap lazim di sebagian besar masyarakat. Padahal, dalam kebiasaan lama, makan dan minum sambil berdiri sering dikonotasikan dengan perbuatan yang tidak sopan.
Dulu, kebiasaan makan dan minum harus dilakukan dengan cara duduk. Ini dimaksudkan untuk menghargai rezeki dari Tuhan yang diberikan kepada manusia.

    Dalam Islam sendiri, kebiasaan makan dan minum sambil berdiri merupakan hal yang dilarang. Rasulullah sendiri bahkan menegur dengan keras jika mendapati sahabat makan dan minum sambil berdiri.
Rasulullah SAW Bersabda:
“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)
Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda:
“Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi)
Diriwayatkan ketika Rasulullah s.a.w. dirumah Aisyah r.a. sedang makan daging yang dikeringkan diatas talam sambil duduk bertekuk lutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullah s.a.w. duduk sedemikian itu lalu berkata:
“Lihatlah orang itu duduk seperti budak.” Maka dijawab oleh Rasulullah s.a.w.: “Saya seorang hamba, maka duduk seperti duduk budak dan makan seperti makan budak.” Lalu Rasulullah s.a.w. mempersilakan wanita itu untuk makan. Adapun duduk bertelekan (bersandar kepada sesuatu) telah dilarang oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya, “Sesungguhnya Aku tidak makan secara bertelekan” (HR Bukhari).
Zaman modern ini, medis membuktikan bahwa larangan Rasulullah SAW itu. Makan dengan duduk bisa membuat otak fokus pada makanan yang akan disantap. Sementara minum sambil duduk mampu menyalurkan air ke bagian tubuh yang memerlukan.
Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata:
“Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat,lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan pernah sekali minum sambil disfungsi pencernaan. Adapun Rasulullah berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!
Begitu pula makan sambil berjalan, sama sekali tidak sehat, tidak sopan, tidak etis dan tidak pernah dikenal dalam Islam dan kaum muslimin.
Dr. Ibrahim Al-Rawi melihat bahwa manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupkan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat tepenting pada saat makan dan minum.
Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat.
Dr. Al-rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus –menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.
Inilah Gambaran jika makan dan minum sambil berdiri:
Inilah-Hikmak-Larangan-Rasulullah-SAW-Makan-dan-Minum-Sambil-Berdiri-Secara-Medis1Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung  menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter.
Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum. Oleh karena itu marilah kita kembali hidup sehat dan sopan dengan kembali ke pada adab dan akhlak Islam, jauh dari sikap meniru-niru gaya orang-orang yang tidak mendapat hidayah Islam.
Masihkah kamu makan dan minum sambil berdiri? [HP – Sebarkanlah.com /Berbagai sumber]

Si Ajaib Jeruk Lemon Sebagai Penghilang Bekas Jerawat

Hari ini siapa yang tidak mendambakan wajah halus, mulus tanpa jerawat?
tapi tidak semua manusia dianugerahi wajah normal tanpa jerawat,
maka dari itu kali ini poppie ingin mengulas sedikit tentang TIPS MENGHILANGKAN BEKAS JERAWAT DENGAN LEMON.
Si asam manis ini memang dikenal memiliki berbagai khasiat, berikut poppie beri contekan cara memanfaatkan lemon untuk menghilangkan bekas jerawat.


Ada dua cara yang dapat Anda aplikasikan bila memakai lemon untuk menghilangkan bekas jerawat, dilansir dari lethow.com, yaitu:
  1. Aplikasikan secara langsung
Cara seperti ini sangat mudah dan sederhana, yaitu cukup dengan mengambil air perasan jeruk lemon, dan mengaplikasikannya secara langsung menggunakan kapas yang dicelupkan ke dalam air perasan jeruk lemon tersebut. Bagi Anda yang memiliki jenis kulit sensitif, campurkan air bunga mawar ke dalam air perasan jeruk lemon.

  1. Membuat masker dari jeruk lemon
Buatlah masker dengan cara campurkan:
  • 1 sdm air perasan lemon
  • 1 sdm minyak almond
  • 1 sdm madu
  • 2 sdm susu
Aduk-aduk hingga tercampur rata, lalu aplikasikan ke wajah Anda. Diamkan selama 15 hingga 30 menit, kemudian bilas menggunakan air hangat. Lakukan perawatan ini secara rutin sampai bekas jerawat benar-benar hilang.
Yang perlu Anda perhatikan, hindari terkena sinar matahari saat Anda mengaplikasikan masker lemon.
(Dikutip dari : http://www.kecantikanpedia.com)

Selasa, 15 September 2015

SALEP PENGHILANG BEKAS JERAWAT YANG DIJUAL DI APOTEK

Salep Penghilang Bekas Jerawat yang Dijual di Apotik dengan Cepat –

    Wajah merupakan bagian terpenting karena berfungsi sebagai penunjang utama penampilan. Meskipun demikian, masih banyak orang yang mengalami berbagai permasalahan pada wajah mereka seperti adanya jerawat dan bekas jerawat. Jerawat adalah benjolan yang mencuat pada permukaan kulit dan mengunung di pori-pori. Ketika berjerawat sering kali tangan menjadi tidak bisa diam sehingga gemas untuk memencetnya dan mengeluarkan isi jerawat. Hal itulah yang menimbulkan noda bekas jerawat yang menghitam.
Untuk menghilangkan bekas jerawat dapat dilakukan dengan menggunakan salep penghilang bekas jerawat yang banyak dijual di apotik. Karena mudah di dapatkan di apotik tentunya produk-produk tersebut telah mempunyai izin produksi, izin jual, dan izin edar dari BPOM sehingga aman untuk digunakan.

Jenis Merk Salep Penghilang Bekas Jerawat yang Dijual di Apotik

Salep penghilang jerawat merupakan salah satu produk yang banyak dicari oleh masyarakat seiring dengan banyaknya permasalahan kulit yang semakin menganggu. Namun, permasalahannya adalah mereka tidak mengetahui secara pasti mengenai jenis salep apa yang tepat untuk menghilangkan bekas jerawat membandel sesuai dengan jenis kulit yang dimiliki.
Memilih salep atau produk yang lainnya bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi jika tidak mengetahui bahan-bahan dan efek sampingnya. Sebaiknya sebelum membelinya, pastikan bahwa produk tersebut aman untuk digunakan dalam jangka panjang sekalipun. Adapun beberapa salep yang aman untuk digunakan dan sudah bisa didapatkan di apotik, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Fluocinonide Cream/Salep Walet (Besar)
Produk ini merupakan salah satu jenis salep yang aman digunakan tanpa efek samping karena terbuat dari bahan-bahan alami. Selain berguna untuk menghilangkan bekas jerawat, salep berbentuk krim ini juga dapat menghilangkan jerawat, mampu meringankan rasa gatal akibat gigitan serangga, dapat menghilangkan flek-flek hitam pada kulit wajah dan dapat mengatasi alergi pada kulit. Harganya pun dibandrol cukup murah yaitu sekitar Rp. 15.000,- saja.
  1. Melanox
salep penghilang bekas jerawat yang dijual di apotikSalep ini mempunyai bentuk seperti gel yang bening, cara pemakaiannya pun juga cukup mudah yaitu dengan mengoleskannya pada bagian kulit untuk menghilangkan bekas jerawat dan dapat menghilangkan flek-flek hitam dengan banyak pemakaian 2 kali dalam sehari. Sebelum dioleskan, pastikan kulit wajah sudah dibersihkan dengan pembersih wajah. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, setiap pemakaian pagi sebaiknya gunakanlah sunblock supaya wajah tidak terkena sinar matahari langsung dan supaya salep dapat bekerja secara efektif. Produk ini dapat dibeli di apotik-apotik terdekat dengan harga yang relatif terjangkau, yaitu sekitar Rp 26.000,-.
  1. Meilibahenling
Mungkin nama salep ini masih terdengar aneh karena mempunyai nama yang unik. Namun, salep ini mempunyai banyak manfaat karena selain digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat, bekas korengan, salep ini juga mampu untuk mengatasi jerawat dan menghilangkan bekas luka akibat cacar, terjatuh, tergores, terkena benda tajam dan tercakar. Bahkan luka yang ditimbulkan juga bisa disembuhkan dengan menggunakan salep ini.
Cara pemakaiannya cukup sederhana, yaitu dengan mengoleskannya pada bagian yang tubuh yang bermasalah. Gunakanlah setiap 1 hingga 2 jam sekali dengan minimal pengolesan sebanyak 5 – 10 kali dalam satu hari. Meskipun cukup merepotkan, tetapi disitulah letak proses penyembuhannya sehingga dapat sembuh dengan lebih cepat.
Di apotik salep ini dibanderol dengan harga yang cukup mahal, yaitu sekitar Rp 50.000,- dengan berat 150 gram saja. Meskipun terbilang cukup mahal, tetapi harga tersebut juga cukup sepadan dengan manfaat dari hasil yang didapatkan setelah menggunakannya secara teratur.
Nah, itu tadi merupakan beberapa informasi mengenai jenis salep penghilang bekas jerawat yang direkomendasikan oleh para ahli. Semoga informasi ini dapat digunakan sebagai bahan refrensi salep yang cocok digunakan sebagai penghilang jerawat. Agar mendapatkan hasil maksimal, pakailah secara teratur sesuai dengan dosis dan cara yang sudah ditentukan serta pastikan agar menggunakan produk yang terjamin keasliannya. Namun, setiap jenis salep ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing sehingga dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakannya secara teratur. Jika, tidak sempat pergi ke dokter sebaiknya cermati dan baca dahulu kandungan komposisi di balik produknya atau tanyakan kepada petugas penjaga mengenai keamanan produk tersebut. Apabila terjadi efek samping pada wajah segera hentikan pemakaian.

Demikian, terima kasih kami ucapkan pada Anda yang sudah meluangkan waktu berharganya dengan bersedia membaca artikel Salep Penghilang Bekas Jerawat yang Dijual di Apotik tersebut. Mohon maaf jika ada kesalahan dan semoga bermanfaat serta menambah wawasan juga harapannya bisa membantu menemukan solusi bagi Anda.
Selamat mencoba, semoga wajah kita terbebas dari jewarat! aamiin
(source : http://www.kecantikanpedia.com)